JOIN VIP MEMBERS !
My Blog
Scroll down to discover
Search

ISO/TS 16949 (Sistem Manajemen Mutu Otomotif)

September 14, 2021Category : Uncategorized

ISO/TS 16949:2009 adalah spesifikasi teknik nomor 16949 yang dikeluarkan oleh badan ISO sebagai sistem manajemen mutu untuk industri otomotif. ISO/TS 16949:2009 dibuat oleh International Automotive Task Force (IATF) dan Japan Automobile Manufacture Association Inc (JAMA) dengan dukungan suatu komite dari ISO, yaitu komite ISO/TC 176. Anggota IATF terdiri dari BMW, Daimler Chrysler, Fiat, Ford, GM, PSA Peugeot Citroen, Renault SA, Volkswagen, dan asosiasi-asosiasinya seperti AIAG (Amerika), ANFIA (Italia), FIEV (Prancis), SMMT (Inggris), dan VDA (Jerman). Sedangkan anggota JAMA terdiri dari Toyota, Daihatsu, Mazda dan industri otomotif Jepang lainnya.

ISO/TS 16949:2009 memuat semua persyaratan ISO 9001, ditambah dengan persyaratan khusus untuk industri otomotif dan disusun berdasarkan 8 prinsip manajemen mutu ISO 9001:2008. ISO/TS 16949:2009 menggantikan QS 9000 dan mutu sistem lainnya yang disyaratkan oleh masing-masing industri otomotif. Dengan adanya penggabungan sistem manajemen mutu dari berbagai industri otomotif ini, suatu industri otomotif cukup menerapkan satu mutu sisem meskipun memproduksi produk untuk berbagai pelanggan (customer). Misalnya suatu pabrik A mempunyai customer Ford, BMW dan Volkswagen. Semula dia harus menerapkan QS 9000, AVSQ dan VDA 6.1. Sekarang cukup menerapkan ISO/TS 16949:2009. Tujuannya yaitu, One World, One Quality System.

ISO/TS 16949 telah dikembangkan oleh International Automotive Task Force (IATF) untuk mendorong peningkatan, baik dalam rantai suplai maupun proses sertifikasi. Bahkan, untuk sebagian besar produsen kendaraan terkemuka, sertifikasi untuk spesifikasi ini merupakan persyaratan wajib untuk melakukan hubungan bisnis.

Gabungan spesifikasi ini menggantikan yang sudah ada di AS, seperti standar sistem mutu otomotif Jerman, Prancis dan Italia, termasuk QS-9000, VDA6.1, EAQF dan ASQ. Ini menentukan persyaratan sistem mutu untuk desain atau pengembangan, produksi, instalasi dan servis dari semua produk otomotif terkait. ISO/TS 16949 pertama kali diterbitkan pada bulan Maret 1999 dan direvisi pada tahun 2002, kemudian pada tahun 2009. Kini ada lebih dari 47.500 sertifikat yang diterbitkan dalam tiga bidang usaha, terutama dari Amerika-Eropa-Asia.

ISO/TS 16949 relevan untuk semua jenis pasokan perusahaan otomotif, dari produsen kecil untuk multi-situs, sampai organisasi multinasional yang terletak dimana pun di dunia. Namun, itu hanya berlaku untuk situs di mana produksi atau jasa bagian yang diproduksi ditujukan untuk pasar perlengkapan original.

Organisasi yang ingin masuk ke pasar otomotif harus menunggu sampai mereka berada di daftar potensial pemasok pelanggan otomotif, sebelum mereka dapat berkembang dengan sertifikasi untuk spesifikasi ini.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerapkan ISO/TS 16949:2009, antara lain:

  • Penetapan sasaran dan target
  • Penetapan kepuasan pelanggan
  • Perbaikan yang keberlajutan
  • Analisis Data
  • Memastikan kesesuaian dengan persyaratan dan peraturan perundangan
  • Tinjauan manajemen dilakukan untuk memonitor sasaran mutu yang stategis dan kinerja sistem
  • Verifikasi proses
  • Penetapan dan pemeliharaan Pabrik, Peralatan, dan Fasilitas
  • Review efektivitas dari pelatihan

Beberapa keuntungan yang dapat diharapkan dari ISO/TS 16949:

Meningkatkan kualitas produk dan proses

Hal ini dapat tercapai karena di dalam persyaratan baru mengkover diantaranya, mengenai: penetapan target, pengukuran dan review-nya, pengukuran kepuasan pelanggan, keselamatan produk, kesesuaian dengan persyaratan dan perundangan, manajemen desain proses, penerapan teknik dan alat-alat kualitas.

Meningkatkan keyakinan di Global Procurement

Dengan skema standard yang jelas, maka mengeliminasi perbedaan pemahaman standar. Proses sertifikasi benar-benar diseleksi berdasarkan kriteria ISO/TS 16949, sehingga keyakinan di Global Procurement dapat meningkat.

Pendekatan sistem mutu yang seragam/sama untuk pengembangan subkontraktor

Dengan standar ini akan mengurangi variasi proses oleh subkontraktor sehingga hasil proses dapat lebih baik.

Menciptakan suatu basis pengetahuan (knowledge base) setiap organisasi yang sifatnya permanen dan terus disempurnakan.

Kesalahan dicegah sedapat mungkin. Kesalahan yang terjadi digunakan untuk menyempurnakan basis pengetahuan kita untuk dijadikan pelajaran agar tak terulang.

Sebagai standar tunggal

Mengurangi audit berganda oleh para pelanggan yang menggunakan standar yang berbeda-beda;

Menciptakan suatu sistem manajemen mutu dengan peningkatan berkelanjutan

Tujuan akhir dari peningkatan berkelanjutan, yaitu membuat produk (atau jasa) secara konsisten dan memenuhi semua persyaratan, tepat waktu dan dengan harga kompetitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

01.
© Angkasa Ban dan Oli Payakumbuh 2021 / All rights reserved.
To top